Lampung, buanainformasi.tv - Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan wilayah guna menghadapi berbagai ancaman multidimensi saat menerima kegiatan rombongan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Fakultas Strategi Pertahanan.

 

Kegiatan akademik ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam mengkaji potensi ancaman serta strategi penguatan ketahanan daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

 

Mewakili Gubernur Lampung, Marindo menegaskan bahwa tantangan keamanan saat ini tidak lagi hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup ancaman nonmiliter seperti ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, hingga ketahanan pangan dan energi.

 

 

“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik kegiatan KKDN Unhan RI karena menjadi wadah pertukaran informasi dan kajian strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan dalam menghadapi ancaman multidimensi,” ujar Marindo.

 

Rombongan KKDN Unhan RI hadir untuk melakukan pengumpulan data, diskusi, serta pertukaran informasi terkait kondisi wilayah Lampung. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi penguatan kebijakan pertahanan dan pembangunan daerah.

 

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan nasional, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

 

Kegiatan KKDN Unhan RI ini juga menjadi momentum mempererat kerja sama strategis antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam membangun ketahanan wilayah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (DN)